Cara Meananam Melon

mel-1

Cara Meananam Melon

1. Persiapan Tanam

a. Pembenihan

Sebelumnya disemaikan pada plastik diisi tanah yang sudah digabung pupuk kandang (5 : 1), benih terlebih dulu di rendam ke air sepanjang 2 – 4 jam. Benih disemaikan dengan posisi tegak serta ujung calon akar menghadap ke bawah. Sesudah disemaikan, tutup dengan kombinasi abu sekam serta tanah (2 : 1).

Supaya benih bisa cepat berkecambah, buat situasi hangat pada tempat persemaian lewat cara tutup permukaan persemaian memakai karung goni basah. Bila kecambah nampak ke permukaan media semai pada hari ke-3 atau ke -4, karung goni bisa selekasnya di buka.

Benih akan tumbuh jadi calon bibit melon yang kekar serta sehat jika dipelihara dengan baik, langkahnya : dengan menyiram bibit sehari-hari, lakukan penjarangan 3 hari sebelumnya bibit dipindah ke tempat tanam, dan memberi pupuk. Pada perkembangan vegetatif yaitu usia 7 – 9 hari sesudah disebar, kerjakan penyemprotan pupuk daun yang memiliki kandungan nitrogen tinggi dengan konsentrasi 1 – 1, 5 gr/liter air.

Bila bibit telah mempunyai 4 – 5 helai daun atau telah berusia 10 – 12 hari, bibit melon itu telah bisa dipindah ke tempat tanam. Langkahnya dengan menyilet kantong plastik memakai cutter supaya tak mengakibatkan kerusakan akar, serta tanam bibit bersama tanah persemaiannya pada bedengan sebagai tempat tanam.

b. Menyiapkan media tanam

Sebelumnya dikerjakan penanaman seperti itu diatas, olah terlebih dulu media tanam dengan menggenangkan air pada tempat sepanjang semalam lantas dibajak dengan kedalaman 30 cm. Selesai pembajakan, buat bedengan-bedengan tanam dengan ukuran : lebar (100 – 110 cm), tinggi (30 – 50 cm) serta panjang maksimum (12 – 15 m). Sesaat untuk lebar parit/saluran air memiliki ukuran 55 – 65 cm. Sesudah bedengan di buat, taburkan pupuk kandang digabung pupuk kimia (Urea, SP-36, KCl) serta diaduk dengan cara rata.

2. Pemeliharaan serta Perawatan

Untuk pelihara tanaman kerjakan banyak hal tersebut :

– Kerjakan penyulaman 2 minggu sesudah tanam pada sore hari. Supaya akar dari bibit sulaman baru bisa lebih menempel, siramlah dengan air. Penyiangan pada lubang tanam diantara dua bedengan dikerjakan untuk bersihkan gulma yang mengakibatkan lingkungan tanaman jadi lembab. Bila tak dikerjakan penyiangan, tanaman bakal gampang terkena penyakit, lantaran gulma bisa jadikan sebagai inang hama serta nematode yang merugikan.

– Pemupukan dikerjakan tiga kali yaitu pada 20 hari sesudah tanam, 40 hari sesudah tanam atau sebelumnya lakukan penjarangan buah, serta 60 hari sesudah tanam. Dosis pemupukan untuk satu hektar tempat yaitu : Untuk pupuk basic = Urea 440 kg, SP-26 : 120 kg, KCl : 440 kg, serta pupuk kandang : 10 ton. Untuk pupuk susulan I : Urea : 330 kg, SP-36 : 220 kg, serta KCL : 160 kg. Untuk pupuk susulan II : Urea : 220 kg, SP-36 : 550 kg, serta KCl : 160 kg. Tengah untuk pupuk susulan III : Urea : 440 kg.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s